Pemerintahan

Dapur Sehat Atasi Stunting, Sekda: Upaya Penurunan Angka Stunting di Touna

302
×

Dapur Sehat Atasi Stunting, Sekda: Upaya Penurunan Angka Stunting di Touna

Sebarkan artikel ini
Sekda Touna Saat Memberikan Sambutan Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting.

TOUNA – Sekretaris Daerah Kabupaten Touna, Dr. Sovianur Kure, SE, M.Si menghadiri kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) , bertempat di Kantor Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Selasa (31/10/23).

Turut hadir, Camat ampana Kota, Mohammad Awali, S.Sos, M.Si, Kepala Puskesmas Ampana Barat, Nurhadist, SKM, Kepala KUA Ampana Kota, Amson Patanda,S.Fil, Perwakilan BPKBN Provinsi Sulteng, Mohamad Farhan, S.Kom, Lurah dan Kades Se – Kecamatan Ampana Kota,  Kepala bank Sulteng Ampana,  Kades Posyandu Se – Kecamatan Ampana Kota dan Peserta Posyandu yakni Ibu, anak / Balita dan ibu hamil.

Dalam sambutannya, Sekda Sovianur Kure menyampaikan, rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam upaya mewujudkan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Touna akan terus berupaya mengawal dan menyelesaikan stunting di Kabupaten Touna,” ucap Sekda.

“Seperti yang kita ketahui bersama, stunting merupakan masalah serius yang memengaruhi perkembangan fisik dan mental anak-anak. Bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah pembangunan yang dapat berdampak jangka panjang terhadap generasi bangsa dan masa depan Kabupaten Touna,” ungkapnya.

Sekda mengatakan, bahwa program ini ialah program yang dapat menjadi salah satu upaya kongkret, yang dapat kita lakukan bersama dalam mengatasi dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Touna.

“Program DASHAT tidak hanya tentang memberikan makanan yang bergizi kepada anak-anak stunting, tetapi juga tentang memberikan pendidikan dan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya gizi seimbang dalam pertumbuhan anak-anak,” sebutnya.

Menurunya, DASHAT, kita akan meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi, memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita, serta memberikan pendampingan kepada ibu-ibu muda dalam merawat anak-anak mereka dengan baik.

“Semua ini adalah langkah awal yang sangat penting dalam upaya kita untuk mengatasi masalah stunting, saya berharap kegiatan ini akan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat kita,” ujarnya.

Sekda berharap kegiatan kegiatan ini bukan hanya dijadikan sebagai acara seremonial dan berharap ini terus berlangsung seterusnya.

“Kami minta aktifkan seluruh posyandu di Kabupaten Touna, Pemda akan memberikan reward kepada ibu – ibu yang rajin datang posyandu,” tukasnya.(yya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.