Sosial Ekonomi

Kunjungi Warga Suku Wana Yang Terkena Virus Batuk 100 Hari, Kapolres Touna Beri Bantuan Sembako

354
×

Kunjungi Warga Suku Wana Yang Terkena Virus Batuk 100 Hari, Kapolres Touna Beri Bantuan Sembako

Sebarkan artikel ini
Kunjungi Warga Suku Wana Yang Terkena Virus Batuk 100 Hari, Kapolres Touna Beri Bantuan Sembako.

TOUNA – Kapolres Touna, AKBP S. Sophian, SIK, MH lakukan kunjungan kemanusian dan pengecekan kepada anak-anak warga Suku Terasing (Wana) di wilayah Kecamatan Tojo, Kabupaten Touna yang terkena virus batuk 100 hari, Selasa (04/07/23).

Dalam kunjungan ini, Kapolres Touna didampingi Kasat Binmas AKP Ngatimin, Kasat Shabara Polres AKP Kukuh, Kasih Propam AKP Yahya, Kasat Intelkam IPTU Hendra S.H, Kapolsek Tojo AKP Murlan Tarifuddin, Camat Tojo Sudarto Palakana, SE, Kapolsub Sektor Tojo Barat IPDA Agus Hermanta, SH, PLH Danramil Tojo Peltu Adi Nurhidayat dan Sekcam Tojo Abd.Gafur, S.Pd.

Pada kesempatan ini, Kapolres Touna, AKBP S. Sophian bersama Rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga suku terasing tersebut yang sedang dirawat di Puskesmas Uekuli, Kecamatan Tojo, Kabupaten Touna.

Kapolres Touna, AKBP S. Sophian melalui Kapolsek Tojo AKP Murlan Tarifuddin mengungkapkan, jumlah masyarakat suku terasing (wana) yang terkena virus Batusis 100 hari sebanyak 42 orang anak.

Jumlah masyarakat Suku Terasing yang sempat di rawat di Puskesmas Uekuli sebanyak 29 orang anak di nyatakan sudah sembuh dari pihak Puskesmas Uekuli Kecamatan Tojo.

“Sementara masyarakat Suku Terasing (Wana) yang tidak di rawat di Puskesmas Uekuli sebanyak 13 orang anak,” ungkap Kapolsek

Kapolsek mengatakan, pada kunjungan ini Kapolres Touna memberikan bantuan sosial sembako berupa beras, telur dan air meneral.

“Untuk masyarakat yang belum menerima bantuan Kapolres tersebut akan disalurkan oleh Bhabinkamtibmas di wilayah atau tempat tinggal masyarakat,” katanya.

“Pemberian bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian Polres Touna guna meringankan beban masyarakat khususnya masyarakat suku wana yang terkena virus Batuk 100 hari,” tutupnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *