Pemerintahan

Sekda Touna: Data IDM Merupakan Dasar bagi Kementrian Keuangan Tetapkan Pengalokasian Dana Desa

291
×

Sekda Touna: Data IDM Merupakan Dasar bagi Kementrian Keuangan Tetapkan Pengalokasian Dana Desa

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan berita acara hasil pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Touna Tahun 2023.

TOUNA – Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) Dr. Hj. Sovianur Kure, SE, M. Si menyatakan bahwa data Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan salah satu dasar bagi Kementrian Keuangan untuk menetapkan pengalokasian Dana Desa.

Hal itu disampaikan oleh Sekda Touna, Sovianur Kure saat membawakan sambutan pada kegiatan Penandatanganan berita acara hasil pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Touna Tahun 2023, di Auditorium Kantor Bupati Touna, Senin (26/06/23).

Sekda mengatakan, Alokasi afirmasi untuk Desa tertinggal dan Desa sangat tertinggal dengan jumlah penduduk miskin (JPM) tertinggi sebesar 1℅ dan alokasi kinerja untuk Desa berkembang, maju dan mandiri serta indikator lainnya sebesar 4℅ dari total Dana Desa.

“Dalam rangka pelaksanaan peraturan Menteri Desa PDTT tentang Indeks Desa Membangun (IDM) dan peraturan Menteri Desa PDTT tentang pedoman umum membangun Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa yang salah satunya mengatur tentang pendataan desa, maka diperlukan pemutakhiran data IDM tahun 2023,” katanya.

Penandatanganan Berita Acara Pemutakhiran Data IDM Kabupaten Touna Tahun 2023.

Lanjut kata Sekda, data IDM juga digunakan sebagai acuan perencanaan pembangunan desa dan pedesaan bagi Kementerian/Lembaga, Pemerintah daerah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Melalui hasil pemutakhiran data IDM ini harus memberikan perhatian penuh kepada wilayah kepulauan sebab jelas terbaca ada 5 Kecamatan di wilayah kepulauan saat ini berstatus sebagai Kecamatan tertinggal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Touna, Dr. Alimuddin Muhammad, SE, M. Si, dalam paparannya menyampaikan,  bahwa ada 14 Desa di 13 Kabupaten Kota di wilayah Provinsi Sulteng yang masuk dalam status Desa sangat tertinggal.

“Penentuan status IDM yaitu Desa tertinggal, Desa sangat tertinggal, Desa tertinggal, Desa berkembang, Desa sangat berkembang. Target kinerja Dinas PMD Tahun 2023 dengan 19 Desa berkembang menjadi desa maju dan Desa maju menjadi Desa mandiri,” katanya

Dia berharap seluruh camat mendukung kegiatan Indeks Desa Membangun (IDM) dari Dinas PMD dan TAPM Kabupaten Touna, karena terdapat 4 Kecamatan mengalami trend penurunan pada Indeks ketahanan lingkungan.

“Status IDM kecamatan tahun 2023 yaitu 2 Kecamatan Maju, 7 Kecamatan Berkembang dan 3 Kecamatan Tertinggal serta 3 kecamatan berubah status dari Kecamatan maju menjadi Kecamatan berkembang,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakapolres Touna, Kompol Ulil Rahim, S.Kom, MH, Pabung Touna, Mayor Inf. Asrar Zees, Anggota DPRD Touna, Samsari Pai, S. Kom. I, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Kabupaten Touna, Alfian Matajeng, S.Pd, MAP, Plh. Kepala Balai TNKT Touna, Hariadi S, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Touna, Para Camat se-Kabupaten Touna serta 10 perwakilan Kades.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *