Hukum Kriminal

Curi Sepeda Motor Karena Faktor Ekonomi, Pria Paruh Bayah di Touna Ditangkap Polisi

340
×

Curi Sepeda Motor Karena Faktor Ekonomi, Pria Paruh Bayah di Touna Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Konferensi Pers Kapolres Touna, AKBP S. Sophian, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim Iptu Ridwan Umar, SH, Kasi Humas AKP Triyanto yang dihadiri awak Media Mitra Polres Touna.

TOUNA – Satreskrim Polres Touna mengamankan seorang pria berinisial YDP (56) warga Jl. Sungai Ampana, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna, karena diduga mencuri sepeda motor di Jl. Ahmad Yani Kelurahan Dondo Barat, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna, Pada hari Rabu tanggal 26 April 2023 pukul 20.00 wita.

Pelaku diamankan berdasarkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP / B / 107 / IV / 2023 / SPKT / Polres Tojo Una Una/Polda Sulawesi Tengah, tanggal 27 April 2023, oleh korban Lk. R (47) warga Jl. Ahmad Yani Kelurahan Dondo Barat, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna.

Hal itu disampaikan oleh langsung Kapolres Touna, AKBP S. Sophian, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim Iptu Ridwan Umar, SH, Kasi Humas AKP Triyanto yang dihadiri puluhan awak Media Mitra Polres Touna, Rabu (21/06/23).

“Barang bukti 1 unit sepeda motor merk Yamaha Mio warna merah hitam dengan Nomor Polisi DN 3999 LF, milik korban Lk. R dan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Mio warna hitam milik pelaku yang digunakan pada saat melakukan tindak pidana pencurian serta 2 buah kunci motor,” sebutnya.

Kapolres mengatakan, kronologis kejadian yakni pada hari Rabu tanggal 26 April 2023 pukul 19.30 wita pelaku keluar dari rumahnya dengan menggunakan sepeda motor miliknya dengan tujuan ke Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo untuk berkunjung kerumah keluarganya.

“Pada saat pelaku melintas di depan toko baju Sukma Jaya milik korban, pelaku melihat 1 unit sepeda motor yamaha mio warna merah hitam sedang terparkir dengan kondisi kunci kontak terpasang, kemudian pelaku memutar arah dan memarkir sepada motor miliknya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian,” kata Kapolres.

Kemudian,  lanjut Kapolres, pelaku berjalan kaki untuk menghampiri sepeda motor yang sedang terparkir didepan toko Sukma Jaya milik korban dan setelah itu pelaku langsung menghidupkan sepeda motor tersebut dan langsung membawahnya pulang kerumahnya di Jl. Sungai Ampana, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ratolindo untuk diamankan

“Dan keesokan harinya pelaku membeli 2 buah pilox warna hitam yang akan digunakan untuk merubah warna cat sepeda motor yang telah diambil/dicuri dengan maksud agar pemilik sepeda motor tersebut tidak dapat mengenali lagi sepeda motor miliknya, sehingga pelaku dapat memiliki sepeda motor tersebut tanpa sepengetahuan pemiliknya dan atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebanyak Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah),” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, modus operandi pelaku melakukan tindak pidana pencurian tersebut karena faktor ekonomi yang mana saat itu pelaku ingin berangkat ke Kabupaten Banggai untuk mengambil pakaian miliknya, namun ia terkendala dengan biaya dan transportasi sehingga ia mengambil sepeda motor milik korban kemudian ia gunakan untuk ke Kabupaten Banggai.

“Pasal yang disangkakan kepada pelaku yakni Pasal 362 KUHPidna yang berbunyi, barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian, kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum,” tambahnya.

“Diharapkan dengan pengungkapan yang dilakukan oleh Satrekrim Polres Touna dapat memberikan dampak dan membantu masyarakat di Kabupaten Touna dan memberikan efek jerah kepada pelaku untuk tidak melakukan suatu tindak pidana, dan dihimbau kepada masyarakat Kabupaten Touna,  untuk lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban suatu tindak pidana,” pungkasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *