Berita

Kapolsek Ampana Kota Jumat Curhat Dengan Warga di Pelabuhan Ikan Kelurahan Bailo Baru

128
×

Kapolsek Ampana Kota Jumat Curhat Dengan Warga di Pelabuhan Ikan Kelurahan Bailo Baru

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Ampana Kota Gelar Jumat Curhat Dengarkan Saran dan Keluhan Warga di Pelabuhan Ikan Kelurahan Bailo Baru.

TOUNA – Kapolsek Ampana Kota AKP Jimyarto Anasim, SH didampingi Wakapolsek Ipda Riono kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat mendengarkan langsung saran dan kelurahan warga masyarakat yang berada di di Pelabuhan Ikan Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Jumat (03/02/2023) sekitar pukul 10.25 Wita.

Kegiatan Jumat curhat yang di lakukan oleh Polsek Ampana Kota merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan, guna dapat menampung beberapa keluhan dan saran dari masyarakat sehingga Polsek bisa dengan secepatnya dapat membantu memberikan solusi.

Selain itu, dalam kegiatan Jumat Curhat ini sabagai sarana Polsek Ampana Kota menyampikan secara langsung himbauan Kamtibmas terhadap masyarakat yang ada di wilayah hukum Polsek Ampana Kota.

Dalam kegiatan Jumat Curhat ini, Kapolsek Ampana mendengarkan langsung keluhan para nelayan dan pedagang ikan yang disampaikan oleh perwakilan Rahman.

“Kami nelayan kecil tradisional dan pedagang ikan mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek karena sudah datang mengunjungi dan menjalin silatulrahmi dengan kami sebagai rakyat biasa yang hanya bekerja sebagai nelayan dan pedagang ikan,” ucap Rahman.

Rahman mengeluhkan, bahwa cuaca makin hari makin tidak menentu. Hal ini membuat kami selaku nelayan tradisional dan pedagang ikan yang ada di Kelurahan Bailo Baru sangat sulit sehingga mengakibatkan nelayan tidak dapat melaut.

“Cuaca juga menyebabkan jumlah ikan laut merosot tajam sehingga membuat hasil tangkapan ikan menurun dan secara otomatis hal ini mempengaruhi pendapatan keseharian masyarakat terutama kami sebagai nelayan kecil dan pedagang ikan,” ungkapnya.

Menurut Rahman, dengan perubahan cuaca sudah dirasakan secara langsung, karena kami para nelayan dan pedagang ikan hanya mengandalkan laut sebagai sumber mata pencaharian dalam kehidupan.

“Hasil tangkapan ikan juga saat ini sudah menipis tidak sebanding dengan jumlah pembeli yang datang di pelabuhan ini. Bukan hanya Pedagang ikan lokal (kompleks Uwenguri) yang datang membeli ikan saat pembongkaran ikan namun terdapat pembeli dari luar juga sehingga terkadang kami tidak mendapatkan stock ikan,” tuturnya.

Selain itu juga, kata Rahman, terdapat beberapa kapal nelayan dari luar Kabupaten Touna (Luwuk Banggai dan Poso) yang melakukan pembongkaran ikan di pelabuhan rakyat kelurahan Bailo Baru, secara otomatis memicu persaingan dengan kapal ikan lokalan Touna.

“Untuk itu, kami sangat berharap kepada pemerintah daerah agar dapat memperhatikan kami para nelayan tradisional dan pedagang ikan kecil, seperti bantuan subsidi harga BBM,” pintanya.

Rahman juga mengungkapkan, bahwa mereka yang berdomisili di Kelurahan Bailo Baru khususnya di pesisir Pantai Uwenguri dominan berprofesi sebagai nelayan kecil/tradisional dan pedagang ikan, berbagai permasalahan yang dihadapi dan kami pula berharap menjadi perhatian pemerintah, baik ditingkat daerah maupun pusat.

“Kami juga atas nama masyarakat yang ada di Kelurahan Bailo Baru tepatnya di pesisir Pantai Uwenguri, berharap pihak kepolisian agar melakukan patroli di wilayah kami,” harapnya.

Menanggapi keluhan dan masukan warga tersebut, Kapolsek Ampana Kota AKP Jimyarto Anasim menyampaikan bahwa pihak kepolisian khususnya Polsek Ampana Kota, juga berterimakasih kepada para nelayan dan pedagang ikan yang ada di Kelurahan Bailo baru ini karena sudah bersedia membagi keluh kesah.

“Memang benar akhir – akhir ini kondisi cuaca tidak menentu dan berubah – rubah serta tidak bisa lagi di tebak, kadang di lihat landai – landai namun tiba – tiba terjadi gelombang, angin dan curah hujan meningkat. Sehingga hal tersebut berdampak pada sektor perikanan dan kelautan,” kata AKP Jimyarto Anasim.

Sehubungan dengan cuaca yang tidak menentu ini, kami juga pihak Polsek Ampana Kota menghimbau kepada para nelayan tradisional / kecil agar meningkatkan kewaspadaan saat mencari ikan di laut dan mengurungkan niatnya untuk sementara tidak melaut dikala cuaca ekstrim.

“Kami menghimbau kepada para nelayan yang berada di pesisir pantai Kelurahan Bailo Baru, apabila hendak melaut agar kiranya senantiasa memperhatikan dan menwaspadai kondisi dan cuaca serta memperdulikan keselamatan,” pesan AKP Jimtarto.

Kapolsek berharap semoga cuaca tidak menentu ini dapat segera berakhir sehingga nelayan dapat beraktivitas normal kembali sehingga ekonomi para nelayan dan pedagang ikan dapat terpenuhi.

“Kami juga tidak bisa mengintervensi bahkan melarang para pedagang ikan yang datang dari luar hendak membeli hasil tangkapan ikan yang ada di kelurahan Bailo Baru. Tinggal pengaturannya saja diatur dengan baik oleh penjual / nelayan ikan sehingga semua dapat terakomodir dengan baik, baik untuk masyarakat setempat maupun dari luar,” ujarnya.

Namun kata AKP Jimyarto, Polsek Ampana Kota akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat bahwa dalam kondisi cuaca yang tidak menentu seperti ini, agar  pemerintah setempat bisa memperhatikan nasib para nelayan tradisional dan pedagang kecil dan berharap pemerintah dapat memberikan solusi ataupun alternatif lainnya  sehingga nasib nelayan bisa terjamin dalam keadaan seperti saat ini.

“Terkait kegiatan Patroli, kegiatan tersebut sudah sering dilakukan oleh pihak Polsek Ampana Kota maupun Polres Touna setiap harinya dan akan tetap lebih meningkatkan kembali kegiatan patroli serta lebih mengedepankan Bhabinkamtibmas untuk lebih intens menyambangi warga binaannya.

Melalui kegiatan ini, Kapolsek juga memberikan himbauan kepada warga agar tidak mudah terprovokasi / percaya dengan pemberitaan di media sosial terkait dengan beberapa isu Dugaan penculikan anak yang mana peristiwa yang sedang viral saat ini dan cukup meresahkan masyarakat.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kaum perempuan agar bijak dalam bermedsos, crosscheck terlebih dahulu kebenaran informasi baru di share di medsos, sehingga nantinya tidak menimbulkan keresehan dan kegaduhan masyarakat,” pesannya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *