Berita

Hari Pertama Ops Keselamatan Tinombala 2023, 65 Pengendara di Touna Kena Teguran Polisi

144
×

Hari Pertama Ops Keselamatan Tinombala 2023, 65 Pengendara di Touna Kena Teguran Polisi

Sebarkan artikel ini
KBO Satlantas Polres Touna Saat Memberikan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Terhadap Pengendara Roda 2.

TOUNA – Hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2023, yang dimulai pada Selasa 7 Februari 2023, sebanyak 65 Pengendara di Kabupaten Touna mendapat teguran dari petugas Polres Touna.

Puluhan pengendara mendapat terguran ini karena terbukti melakukan pelanggaran dan termasuk dalam 7 kategori sasaran dalam Operasi Keselamatan yang Tinombala 2023.

Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, S.I.K., M.I.K., melalui KBO Satlantas Polres Touna, Ipda I Gusti Lanang Mardika, SH mengatakan, di hari pertama petugas telah memberikan teguran kurang lebih 65 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Pelanggarannnya didominasi tidak menggunakan helm, tidak memasang safety belt, kelengkapan kendaraan dan kelengkapan surat-surat,” kata Ipda I Gusti Lanang Mardika usai kegiatan tersebut.

Lanjut kata I Gusti Lanang Mardika, pihaknya terus melakukan imbauan kepada masyarakat, agar tetap mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas.

“Kami mengingatkan bagi kendaraan Roda 2 maupun Roda 4 yang tidak sesuai dengan standar keselamatan, dan kami telah memberikan teguran,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain daripada itu kami sebagai petugas turut memberikan sosialisasi Kamseltibcar kepada masyarakat bahwa saat ini Kepolisian saat ini telah menggelar kegiatan Operasi Keselamatan Tinombala 2023 terhitung tanggal 7 Februari hari ini hingga 20 Februari 2023.

“Kami telah melakukan sosialisasi baik melalui medsos, media elektronik, spanduk, pembagian brosur dan stiker kepada penguna jalan, sehingga dapat lebih meningkatkan kepatuhan dalam berlalulintas,” tambahnya.

Menurutnya, bahwa kepatuhan berlalulintas dapat diwujudkan dengan kedisiplinan seperti memakai helm (Roda 2) atau sabuk pengaman (Roda 4), tidak ugal-ugalan dijalan, tidak berkendara dalam keadaan mabuk, Tidak melawan arus lalulintas dan tidak mengguna handphone saat berkendara.

“Dengan mendisiplinkan diri akan hal yang telah kami sampaikan tersebut Keselamatan dapat terwujud, kepada masyarakat mari tertib dalam berlalulintas karena Keselamatan adalah yang pertama dan yang paling utama,” tukasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *