Pemerintahan

Bupati Touna Kembali Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemerintah

109
×

Bupati Touna Kembali Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemerintah

Sebarkan artikel ini
TOUNA – Bupati Tojo Una-Una (Touna), Mohammad Lahay, SE, MM kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Touna, Kamis (30/12/2021).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Touna ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Touna, Ilham SH, Ketua Touna, Dr. Mahmud Lahay, SE, M.Si, Sekertaris Daerah Drs. Moh. Syarif, M.A.P, Ketua TP-PKK Touna, Ny. Femmy Luther Lahay, Skm, para Asisten, Staf Ahli serta Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Touna.

Bupati Touna, Mohammad Lahay dalam sambutannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan salah satu upaya penyegaran bagi pejabat, sedangkan promosi jabatan adalah salah satu bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah kepada pegawai negeri sipil yang telah memenuhi berbagai persyaratan tertentu.

“Melalui pelantikan hari ini perlu di pahami dan diingat dengan baik, bahwa jabatan yang di amanahkan kepada setiap aparatur sipil negara tentunya diikuti oleh harapan besar yang digantungkan oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah,” ucap Bupati.

Bupati mengatakan, saat ini tuntutan masyarakat terhadap peningkatan kualitas kinerja ASN bertambah besar dan semakin kompleks.

“Untuk itu, saya berharap kepada para pejabat yang baru di lantik agar mempelajari seluruh aturan yang merupakan dasar pelaksanaan tugas, mulai dari Peraturan Bupati, Peraturan Daerah dan sebagainya,” pesan Bupati

Lanjut kata Bupati, saat ini kita masih diperhadapkan dengan Pandemi Covid-19, untuk itu para Pejabat harus mengambil peran dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Olehnya, setiap Pejabat menjadi pelopor dalam keluarga dan lingkungan kerja menerapkan protokol kesehatan, serta mensukseskan Program Vaksinasi Nasional, karena saat ini persentase angka Vaksinasi kita belum mencapai 70 persen,” harap Bupati.

Bupati juga mengatakan, berdasarkan penetapan Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Dalam Negeri menegaskan akan memberikan sanksi kepada daerah yang capaian vaksinasinya dibawah 70% tidak akan diberikan Dana Insentif Daerah (DID).

Hal ini secara otomatis akan berdampak kepada penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” kata Bupati.

Bupati berpesan kepada seluruh Pejabat baik yang di lantik pada hari ini maupun yang hadir pada kesempatan ini agar senantiasa menunjukkan Dedikasi, Loyalitas dan Kinerja yang tinggi, mengingat seluruh Pejabat khususnya yang telah menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II, akan senantiasi dilakukan Evaluasi terhadap kinerja masing-masing secara berkala.

“Hal ini, sebagaimana ketentuan yang berlaku yang menitikberatkan pada Kualifikasi, Kompetensi serta kinerja sebagai pertimbangan utama dalam pengembangan dan penataan karir pegawai,” tukasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *