Pemerintahan

Wabup Touna Hadiri Ramah Tamah dan Penyampaian Laporan Hasil Kaji Ulang Manejemen Lab Lingkungan Hidup

88
×

Wabup Touna Hadiri Ramah Tamah dan Penyampaian Laporan Hasil Kaji Ulang Manejemen Lab Lingkungan Hidup

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Touna, Ilham, SH bersama Asisten I Pemda Touna, Alfian Matajeng, S.Pd dan Asisten II Pemda Touna Drs. H. Hambia Soetedjo Saat Menghadiri Ramah Tamah dan Penyampaian Hasil Kajian Ulang Manejeman Lab Lingkungan Dinas PKPLH Touna

TOUNA Wakil Bupati Touna, Ilham, SH menghadiri kegiatan ramah tamah dan penyampaian laporan hasil kaji ulang manejemen Laboratorium Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Touna, Selasa (15/06/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di UPTD Lab Dinas PKPLH Touna Desa Saluaba ini, juga dihadiri Asisten I Alfian Matajeng, S.Pd, MAP, Asisten III Drs. H. Hambia Soetedjo, Kepala Dinas Perhubungan Touna, Rizal Panyili, Kepala Dinas PKPLH Touna, Agfar Patanga bersama jajaran, Camat, Kepala Desa serta tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Touna, Ilham dalam sambutannya menyampaikan berbicara tentang pembangunan tidak terlepas dari apa yang ditimbulkan terhadap lingkungan, baik berupa dampak negatif, maupun dampak positifnya.

“Isu lingkungan hidup merupakan isu global, mengingat usia bumi yang semakin tua ini, sementara di sisi lain pembangunan di berbagai bidang semakin pesat yang tentu saja mengakibatkan respolitasinya berbagai sumber daya, hal ini menyebabkan terganggunya keseimbangan lingkungan,” kata Ilham.

Dikatakannya, slogan yang selama ini yang sering kita dengar tentang pembangunan berbasis lingkungan benar-benar harus di implementasikan dan menjadi tanggung jawab Pemerintah untuk melakukan upaya pengendalian.

“Pencegahan tentang kualitas perbaikan kualitas lingkungan agar kelestarian bumi tetap terjaga tanpa harus menghalangi kemajuan pembangunan masa depan,” ujarnya.

Ilham menambahkan, dalam upaya pengelolaan lingkungan, maka laboratorium lingkungan mengambil peran sebagai penyedia data kualitas lingkungan. Semua usaha dan atau kegiatan yang berpotensi mempengaruhi keseimbangan lingkungan wajib untuk melakukan atau melaporkan upaya pengelolaan lingkungan.

“Dan disinilah peran laboratorium harus bersinergi dengan semua pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat dengan jaminan bahwa data kualitas lingkungan yang dihasilkan oleh laboratorium tersebut adalah falid,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *