Pemerintahan

Bupati Touna Letakan Batu Pertama Pembangunan TPS 3R di Desa Labuan

93
×

Bupati Touna Letakan Batu Pertama Pembangunan TPS 3R di Desa Labuan

Sebarkan artikel ini
Bupati Touna, Mohammad Lahay, SE, MM Letakan Batu Pertama Pembangunan TPS 3R di Desa Labuan

TOUNA — Bupati Tojo Una-Una (Touna), Mohammad Lahay, SE, MM meletakan batu pertama pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS 3 R) di Desa Labuan sekaligus Penanaman Pohon disepanjang jalan Desa Labuan  dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021, Selasa (08/06/2021).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Touna, Agfar Patanga Bersama Sekretaris, Kepala Bidang dan Seluruh Jajarannya, Camat Ratolindo Bersama Unsur Tripika Kecamatan, Kepala Desa Labuan Bersama Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan Desa Labuan.

Bupati Touna, Mohammad Lahay menyampaikan, bahwa TPS 3R merupakan fasilitas yang diperuntukkan sebagai pengolahan sampah dengan berbagai keunggulan, salah satunya yakni daur ulang sampah plastik maupun sampah organik.

“Saya berharap agar pembangunan ini nantinya dapat menjadi titik awal bagi pengembangan pengelolaan persampahan dan sanitasi berbasis masyarakat yang lebih berkualitas dan lebih baik lagi kedepannya,” kata Bupati.

Bupati mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Nomor 03 Tahun 2013, bahwa pengelolaan sampah dengan prinsip 3R ini dipandang sebagai sistem pengelolaan sampah dengan inovasi terbaik yang dapat mengendalikan persoalan pencemaran lingkungan.

“Tak hanya itu, teknologi tempat pengelolaan sampah TPS 3R juga dapat menjadi solusi dalam mendorong perekonomian disektor pemanfaatan limbah rumah tangga, serta upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ujar Bupati.

Lanjut, kata Bupati, tadi juga secara bersama-sama kita telah melakukan penanaman pohon disepanjang jalan desa labuan, kegiatan ini sebagai wujud kecintaan kita pada lingkungan.

“Untuk itu, pada kesempatan ini, saya mengajak pada masyarat untuk mencintai lingkungan dengan menanam pohon karena satu ancaman terbesar terhadap kesehatan manusia yaitu polusi udara,” lanjutnya.

Oleh karena itu, pesan Bupati,  wajib kita untuk mencegah polusi udara diawali dengan menanam pohon di setiap lingkungan kampung, perkantoran dan taman-taman yang sudah disediakan.

“Saya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program menanam pohon 25 tahun selama seumur hidup dalam rangka menjaga kualitas udara, air, tanah serta ekosistem di bumi ini,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *