Buol

Pemda Buol Gelar Rapat Bersama Pemerintah Gorut Antisipasi Arus Mudik di Perbatasan

116
×

Pemda Buol Gelar Rapat Bersama Pemerintah Gorut Antisipasi Arus Mudik di Perbatasan

Sebarkan artikel ini

BUOL – Dalam rangka meminimalisir terjadinya penyebaran covid-19 terkait larangan mudik terhitung mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, Pemerintah Kabupaten Buol bersama Pemda Gorontalo Utara mengelar rapat terkait pemberlakuan di Pos perbatasan bertempat di Kecamatan Tolinggula Propinsi Gorut, Kamis (6/5/2021).

Dalam rapat tersebut menindaklanjuti terkait Pelarangan mudik dari Pemerintah Pusat, jadi Pemerintah Kabupaten Buol bersama Pemda Gorontalo Utara bekerja sama dengan TNI dan Polri melaksanakan langkah- langkah untuk antisipasi pemudik yang masih nekat pulang kampung yang akan melintas di pos perbatasan.

Adapun dalam hasil rapat tersebut yang akan diberlakukan di pos pengamanan perbatasan yaitu bagi seluruh pengguna Moda transportasi darat di larang melintasi perbatasan pada saat pemberlakuan larangan mudik mulai tanggal 06 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.

Sedangkan larangan pengguna transportasi sebagai mana dimaksud di kecualikan bagi pelaku perjalanan:

a. Mobil ambulance di lengkapi dengan surat perintah tugas dari kepala  puskesmas setempat dengan jumlah petugas tidak lebih 5 orang, terdiri dari petugas kesehatan, pasien, keluarga pasien dan sopir di lengkapi dengan keterangan rapid anti gen.

b. Kendaraan pelayan distribusi logistik terdiri dari 2 orang (Sopir dan pembantu sopir) yang di lengkapi rapid anti gen.

c. TNI-POLRI dan ASN yang memiliki surat tugas yang di tanda tangani oleh atasan setingkat eselon II yang di lengkapi rapid anti gen

d. Masyarakat komuter (Masyarakat berdomisili) di Kecamatan Paleleh (Desa umu, Molangato, Lilito dan Desa Pionoto) dan Kecamatan Tolinggula (Desa tolinggula ulu, Tolite jaya, tolinggula tengah, malangga, ilomangga, tolinggula pantai, ilotinggula , limbato, Papua Langi, dan cempaka putih) dapat melintasi perbatasan dengan menitipkan KTP pada posko penjagaan sebagai jaminan dan petugas memberikan kartu penitipan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

e  Masyarakat yang mengunjungi orang sakit keras (dalam perawatan medis), di buktikan dengan surat dari dokter yang merawat. kunjungan duka anggota keluarga meninggal wajib menunjukan surat ijin keluar masuk (SIKM) yang di keluarkan kepala desa/kelurahan setempat  dengan menunjukkan hasil negatif rapid anti gen di lengkapi kartu keluarga.

f. Pedagang yang berasal dari gorut yang akan melakukan aktivitas jual beli di Kabupaten Buol Propinsi Sulteng maupun sebaliknya wajib menunjukan hasil negatif rapid anti gen dan jika di temukan gejala covid- 19 akan di putar balikkan ke daerah asal.

g. Pada masa pengetatan dan peniadaan mudik pos perbatasan kab. buol Sulawesi tengah akan melakukan pemeriksaan kepada pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah Kabupaten Buol Sedangkan perbatasan Gorut melakukan pemeriksaan kepada pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah Kabupaten Gorontalo Utara.

h. Pemanfaatan jalur jalur tikus baik darat maupun laut, dilakukan pengawasan oleh kepala desa serta berkoordinasi dengan Babinsa dan bhabinkamtibmas untuk di laporkan kepetugas perbatasan.

“Jadi Kami akan memeriksa setiap kendaraan yang melintas akan diperiksa terkait dokumen operasional dan bukti tes bebas Covid-19 Siapapun yang melintas akan dilakukan pemeriksaan dan apabila tidak dilengkapi dengan rapid anti gen akan kami Putar balik, oleh karena itu, mengingatkan bagi masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak agar tidak melakukan perjalanan mudik,” ujar Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo.

Perwira menengah berpangkat dua melati ini juga mengatakan bahwa Saat ini Pemerintah sedang bekerja keras menghentikan laju penularan Covid-19 yang masih mewabah, jadi  tetaplah untuk mematuhi protokol kesehatan sehingga penyebaran virus Corona ini bisa segera teratasi,” tutup AKBP Dieno Hendro Widodo.

Berdasarkan pantauan media ini, kegiatan tersebut di hadiri oleh Pemda Kabupaten Buol Propinsi Sulawesi Tengah yaitu Wakil Bupati Buol H. Abdullah Batalipu S.sos, Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, S.I.K., Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi Batalipu, S.Sos., Wakil ketua DPRD Kabupaten Buol Ahmad takuloe, S.H
Asisten II Kabupaten Buol Suwondo., Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Kesehatan, Kabag perekonomian, kadis perhubungan kadis Kominfo, Kasat Pol-PP, Kasat Lantas Polres Buol AKP Edi Hafel, Kabag Ops Polres Buol AKP Reki PH. Moniung dan Camat Paleleh

Sedangkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara Propinsi Gotontalo di hadiri langsung oleh Wakil Bupati Gorut Torik modanggu, Kapolres gorut AKBP Dicky Irawan Kesuna S.I.K., Kasdim 1314 Gorut Mayor INF. Samsudin Datu kramat, Kadis Perhubungan, Kadis dinas sosial, dan Camat tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara.(Eka).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *